4.16.2014

Manusia Social Media - Try my shoes and you will understand

Seminggu ini lagi seneng ngliatin timeline, baik di twitter atau di path..
Mengamati fenomena manusia - manusia di era digital, dimana semua informasi sudah sangat gampang di akses, baik yang bersifat pengetahuan umum maupun yang pribadi. Dari pamer foto- foto selfie,foto makanan, traveling, media buat curhat lagi terjebak macet di jalan, ujan, besoknya hari senin, ada quis pula, aplot poto2 lucu, pacaran di timeline, ato sedih baru putus, inget mantan  de el el. Bahkan sudah banyak yang menjadikan social media sebagai lapak bisnis, buat jualan, ada juga yang make sebagai tools mengarahkan opini massa buat mencapai tujuan tertentu, terutama buat para selebtwit yang entah gimana caranya orang yang di dunia nyata bukan siapa - siapa tapi pengaruhnya guede di dunia maya. Kayak mahluk transedental yang bisa astral dari tubuhnyaaaa, meneeeeembus keluuuuaaar dari dunia 3 dimensi ini dan sisi lain dari dirinya menjadi mahluk yang sama sekali lain dan menguuuuasai dunia berbasis internet yang tanpa batas itu. (bacanya sambil bayangin ekspresi lebay aku waktu ngomong ya).

Ngerasa lucu ketika kemaren buka - buka twitter salah satu seorang blogger (sebut saja Mawar) berfollower 6ribuan yang punya latar belakang pendidikan politik bikin artikel tandingan dari seorang selebtwit hore - hore yang punya follower cewe - cewe 160 ribuan (followernya mayoritas suka foto selfie - informasi kurang penting :p), sebut saja hmmm.... Melati. Suatu ketika si Melati bikin artikel yang intinya dia jelasin kenapa dia ngedukung Prabowo jadi presiden dengan mengetengahkan beberapa fakta dan pake logika menurut fahamnya. Namun entah kenapa Sang Mawar gatel buat ngomentarin kebebalan atau lebih tepatnya kemiskinan logika Melati dengan membawa sejumlah quotes dari berbagai referensi buku- buku berat yang udah dia baca, tentang politik, tentang filsafat. Dengan memakai kalimat - kalimat yang dibuat tinggi, sarkas, pelan tapi menusuk, merajaaang, mencincaang hati dan jiiwaaa.. *halah. Karena si Mawar ini tergolong punya banyak friends yang juga selebtweet yang lumayan kesohor, akhirnya menyebarlah cerita ini. Rame lah di twitter, nge bully si Melati yang otomatis kalah telak secara substansi. Si Cupu lawan Si Snob, begitulah sekiranya pacar saya menamai fenomena ini. Namun setelah pertemuan singkat, akhirnya perseteruan antara Mawar dan Melati ini diakhiri dengan maaf - maafan dan kembali fitri. Si mawar yang snob kembali mengomentari tentang pemerintah, anomali sosial dan politik dan si Melati yang cupu kembali maen twitter dan bahas masalah cewek, hal - hal yang lagi trend di akalangan anak gaul masa kini. Semua kembali pada kodratnya.

Ada juga seorang wanita yang dimarahi oleh massa ketika penggalan status pathnya menyebar kemana - mana. Status yang berisi keluhan dia soal ada ibu - ibu hamil yang minta untuk bisa duduk waktu lagi naek commuter line (asumsi ane). Dengan penggalan status yang bernada benci, sebel terhadap etika kesopanan umum untuk mendahulukan orang hamil dan orang tua duduk di public transportation otomatis bikin embak - embak ini jadi bulan - bulanan massa. Dengan mudah kita akan bilang kalau si embak ini ga punya perasaan, trus apatis, empatinya udah ilang, sampe dengan komentar yang kasar seperti kayaknya di dulu dia langsung dilepeh aja, emaknya ga pake hamil dulu. Ga pernahkah kita berfikir, mungkin saja mbak ini udah bela - belain ke stasiun paling ujung pagi - pagi buta, rela menyingkap selimut hangat dan kasurnya yang empuk, ga nerusin sinetron cinta ketemu pacar di dalam mimpinya, biar apa? biar bisa dapet duduk saudara- saudaraaa...,bayangkan itu!! atau sebenarnya cuma sensi aja karena sebenernya dia hamil tapi ndak boleh bilang capa - capa, atau pacarnya meninggalkannya karena telah menghamili wanita lain.. *kebanyakan nonton indosi*r. Well kayaknya kita terlalu menikmati arogansi kita untuk menilai seorang dari apa yang dia tunjukkan secara parsial. Maybe Mbak Dinda pengeeeen banget bilang ke kita semua yang mencibirnya, dengan kata - kata "F*ck you all people!! Don't judge we until you wear my shoes"



Hmm... lesson learn nya mungkin mbak nya bisa berpura2 hamil aja biar bisa dapet duduk gampang, daripada bikin status keluhan trus dihina dina pengguna sosmed se- Indonesia. Ye ga?!

Setelah statusnya banyak menyebar, dia juga curhat masalah perjalanan dia yang sangaaat panjang dan kudu ganti - ganti moda untuk menuju kantor, dengan kondisi fisiknya yang kurang fit. Dan, dikasi solusi yang mungkin sama sekali ga terlintas di pikiran Mbak Dinda ini. 




Trus ada juga nih yang lagi di HT nya kaskus tentang anak SMA yang baru aja ngalamin yang namanya UN yang istimewa tahun ini. Tahun ini tuh pemerintah pake metode TIMSS (Trends in International Mathematics and Science Study) dan PISA (Programme for International Student Assesment) gitu deh. Pada banyak siswa yang mention Om Nuh, Si Mendikbud kita itu loh, masa ga tau sih?!. Mereka ngeluh karena soal - soal tahun ini susahnya dahsyat kebangetan. Trus banyak yang marah - marah en ragu kalo ga bisa lolos gara2 jadi kelinci percobaan pemerintah yang bikin soal tahun ini tuh standar internasional. Katanya sih soal- soalnya melenceng dari try out. Ya, kita yang udah ga punya beban buat ngejalanin UN sih pasti bisa bilang, kalo udah belajar sih model soal kayak gimanapun pasti bisa ngerjain. Hahahah.. Double Standard. Coba aja kalo kita dibawa ke mesin waktu.. trus dikondisikan kita jadi anak SMA yang sekarang, pasti udah ke dukun mintak jampi- jampi biar bisa ngerjain soal - soal fisika kimia yang ampun2an absurd itu. Atau kita jadi orang tua tu anak, mereka pasti bilang ke kita, dengan quote tentang............. sepatu lagi, Try to wear my shoes, and you will fell off on the first step. :)


Haha.. cukup sekian dulu deh tulisan random tentang beberapa fenomena manusia sosmed, bebaasss kok buat nulis status, share foto, jualan... sesuai dengan proporsinya, Semua orang pengen dipahami, tapi sayangnya manusia - manusia sodmed ini juga suka me-judge dan kadang ga mau susah - susah memahami konteks nya secara utuh untuk mengerti, termasuk saya sendiri :). Ya kalau mau benar - benar dimengerti, bagaimanapun ancurnya dirimu, pergilah ke teman - teman dan keluargamu, bukan ke social media. Sosmed itu keras kawan!!! hehehhe..


Try to wear my shoes.. maybe that way will change your head completely.



Nighty Nite



3.26.2014

I'm.. happy..


We tend to forget that happiness doesn't come as a result of getting something we don't have, but rather of recognizing and appreciating what we do have. - Frederick Keonig -


Entah kenapa pengen posting thread random ini. Mungkin karena aku lagi ngerasa bahagiaaa... banget, bukan karena ada kejadian luar biasa sih sebenernya.. Tapi akhir - akhir ini aku ngerasa kalau Tuhan lagi punya hobby bikin aku bersyukur. Such a blessing, when i'm open my eyes every morning and i always realize that my reality is much prettier than my dream... :)

Mungkin terlalu naive kalau aku mengkaitkan perasaan bahagia ini dengan yang namanya hubungan percintaan. Karena aku 100% sadar di kehidupan ini masih banyaaaaak banget urusan di luar yang namanya hubungan asmara. Tapi ini salah satunya yang bikin aku suupeerrr duper bahagia. Karena dia, si pemilik pundak ternyaman, pria paling juara, rumah tempat aku kembali, laki laki pemilik suara yang lebih menenangkan dari cimeng ;p dihadiahkan lagi buatku untuk kesekian kalinya. Walaupun banyak ujian sama yang berulang dan cukup membuatku letih, tapi perjalanan berbatu ini malah bikin aku tambah yakin, that, he is really the one. Semoga kesalahan kita yang lalu ga akan terulang lagi, karena hidup ini terlalu singkat untuk terus mengulang kesalahan yang sama. And i'm finding a fact, that being around him all the time is a cure for all of my injuries :D. Dan sekalipun aku tidak menyalahkan ujian ini datang, karena ini semua proses yang justru membuat hubungan kita lebih bernilai. 

If you want to see rainbow, you gotta put up with rain. Really, mungkin aku ga akan ngerasa se-terberkati dan sebahagia ini kalau aku ga ngerasain pelajaran yang melelahkan itu. Sekarang yang tertinggal hanya rasa damai dan tenang terlepas dari beban tersebut. Sekarang aku punya lebih banyak waktu untuk menikmati n ngejar nilai - nilai berharga yang belom kesampaian serta ngebahagiain orang - orang penting di hidupku. Dan semoga aja "rain" di depan jangan banyak - banyak.. soalnya kalo uda banjir, mau pelangi nongol banyak juga udah ilfil duluan.. ;)


Bahagia selanjutnya adalah karena nemu banyak tanggal meraaaah... yeeiiiii.. tanggal - tanggal berwarna sakral yang bikin mata berbinar - binar dan jantung disko kesenengan kalo ngliatin kalender *lebay.. Bukan.. belom tanggal nikah kok, untuk satu itu masih dirahasiakan, doakan saja di waktu yang terbaik. Melihat tanggal merah yang banyak berarti banyak pula rencana liburan yang bakal aku lakuin, entah dengan si dia, entah dengan teman - teman terdekatku. Liburan emang selalu bisa bikin hidupku lebih hidup dan berwarna, karena tiap perjalanan pasti memberi pelajaran. And because life is to short to doing the same thing everyday. Udah sakaauuu bangettt ngetrip!!! Bulan Mei yang panjang itu, sudah terblock, ngetrip sama my favourite person, trus buat titik2 merah yang menyebar sepanjang tahun ini, sedang nyiapin possible itinerary nya.. Juga rencana ke Jepang (gratisan dari Hitachi Company) yang semoga ga tabrakan sama rencana yang udah dibikin.. uwooow... 2014 would be great journey

Abis ituu.. apa lagi yaa.. oiya, bahagia karena berat badan udah turuunnn.. hahahaha.. langsing boooo.. udah lumayan ideal-lah sekarang, cuma kadang ada kangen gitu sama perut yang biasanya chubby2 gitu bisa dimaen2in, wakakakak.. sekarang ukuran celana udah turun 2 nomer, udah nyusut.. Makan udah terkontrol, udah ga sering jajan sembarangan lagi dan masak sendiri, jadi ingredients asupan sehari - harinya udah tau pasti, makan buah dan sayur porsinya pun udah nambah. Bangga - bangga gimana gitu deh sama diri sendiri.. wekekek...  Ternyata nurunin berat badan buat orang yang makannya banyak kayak aku ga susah kok pemirsa! cukup skip karbo di malam hari, ganti sama buah n sayur kalo udah kelaperan banget. Satu lagi, makan yang sering tapi dikit - dikit, jadi kalo kita biasanya makan 3 kali sehari, sekarang biasain makan 6-7 kali, tapi dengan porsi dikit2. Sama olahraga kardio and yang paling susah adalah ga boleh nyetok cemilan :(. Thats all. Ga perlu menderita laper - laper atau minum suplemen penurun berat badan kok. Trust me, it works (eh.. nyambung sama kalimat ini kan yak? kalo ga nyambung, banyakin liatin commercial break yak *pukpuk)



Bahagia yang lainnya lagi adalah karena bulan Januari lalu aku dapat Letter of Acceptance dari Technische Universitat Dortmund Germany, Program Master - Spatial Planning for Regions in Growing Economies. Udah diterima untuk program studi 2014-2015. Program master 2 tahun yang bakal bikin aku fokus belajar tentang perencanaan tata ruang di negara berkembang misalnya tentang pertumbuhan yang cepat dari kota-kota besar, nyari solusi konflik abadi antara perlindungan lingkungan dan pembangunan ekonomi. Program ini nanti dimulai dengan satu tahun studi di Dortmund, Jerman, trus tahun keduanya bisa milih di salah satu dari empat universitas mitra di Asia, Afrika atau Amerika Latin. Deadline nya bulan May kudu dapet scholarship ato donor, ato kalo mau pake biaya sendiri ya July konfirmasi. Doain yaaa dapet rezeki tidak disangka, karena yang namanya jalan Tuhan itu kadang kita ga bisa nebak. Emang udah kepengen nerusin S2 dari dulu, cuma idealnya setelah S1 emang kudu kerja dulu, buat experience, jadi bisa bandingin antara teori sama reality. Semoga taun ini jodoh.. Ada duit sekarung jatoh dari langit... Amien Ya Rabbal Alamiieeen..



My LoA
Terkait sama masalah pendidikan, sebenernya bukan karena aku ngejar karir banget di bidang urban and regional planning yang selama in aku geluti sih. Cuma.. ya emang seneng aja memutar otak di bidang ini. Ngerasa diperlukan dan ada rasa puas ketika hasil kerjaan kita berguna buat orang banyak. Ada rasa bangga tersendiri kalau kita bisa ngelakuin sesuatu untuk perubahan positif, yaaa.. walopun result dari kerjaan ini ga langsung kliatan dan ga langsung terecognise sama masyarakat, kerena bentuknya naskah akademis buat suatu program, technical assistance, trus kerja dengan team buat bikin undang - undang dan peraturan, bikin rencana wilayah, bikin pelatihan buat pemerintah ama masyarakat, ngrevisi kebijakan... behind the screen gitu lah pokoknya.. tapi, ga tau, rasanya seneng aja bisa berbuat sedikit buat negeri ini. 



Kalaupun nanti setelah berumah tangga, aku ga akan full berkarir atau bahkan ga bisa sama sekali stay di bidang yang aku concern - in selama ini, aku ga ngerasa rugi sedikitpun. Karena semua pendidikan dan pengalaman yang udah aku lalui sedikit banyak bakal ngasih positive input dan membentuk aku nantinya jadi seorang pribadi, seorang istri dan ibu yang lebih tangguh dan cerdas. Yang bakal nganter lelaki yang aku dampingi dan anak- anakku kelak ke gerbang impian dan kesuksesannya. Yang bakal mencukupkan, menenangkan dan menumbuhkan bibit- bibit keberanian, ketulusan, kepemimpinan, kesolehan agar jiwa raganya kuat.. azig. Karena sudah cukup banyak anak- anak di negeri ini yang dibesarkan bukan dari tangan ibunya sendiri, yang dititipkan ke pengganti orang tua, yang pertanyaan - pertanyaan di masa emasnya dijawab oleh baby sistter, yang kurang kasih sayang dan perhatian dari rumahnya. Dan ini mungkin salah satu faktor yang membuat negara ini semakin absurd.



Ingin menjadi Ibu Rumah Tangga atau Wanita Karier, setiap wanita harus berpendidikan tinggi. Karena Ia akan menjadi seorang Ibu. Ibu yang cerdas akan melahirkan anak - anak yang cerdas. - Dian Sastrowardoyo- Dan pada akhirnya akan merubah bangsa ini menjadi bangsa yang lebih baik. 




Karena anak- anakku, berhak dilahirkan dari rahim ibu yang cerdas.



Selain itu banyaaaak banget bahagia - bahagia yang lain, yang sebenarnya sudah ada sebelum saat ini, tapi aku ga nyadarin. Benar banget loh, kalau kita bersyukur, maka nikmat akan ditambah. Bahagia karena punya orang tua yang sayang dan supporting banget, karena udah lumayan semangat jogging n yoga abis subuh, karena project di kantor bikin semangat belajar lagi, karena bisa lebih banyak berbagi, karena tiap pagi bisa selalu dengerin suara yang bikin semangat, karena akhirnya bisa maen street fighter maenan jaman SD dulu, karena punya temen2 supeerr dan menyenangkan, karena dikelilingi orang berwawasan dan punya pengalaman segudang, karena bisa maen sama ponakan bayii yang hobinya senyum mulu, karena punya kerjaan yang nyantai dan banyak ngasih pengalaman - pengalaman asik, karena masih punya banyak mimpi yang harus dikejar dan karena - karena yang lain.... Dan, never doubt that bahagia itu akan datang dari memberi dan berbagi, bukan berasal dari hasil mengambil kebahagiaan orang lain, karena senyuman itu akan menular jika diberikan.. ilmu akan abadi jika disampaikan, semoga diberi kecukupan dan kesempatan untuk selalu memberi... Amien yaa Rabbal Alamien...



When i was in grade school, 
They told me to write down what i wanted to be when i grew up.
Instead of writing word that describe a profession such as doctor or engineer, 
i wrote down “happy” 
They told me i didn’t understand the assignment.  
I told them they didn’t understand life.
 -John Lennon



Ika Rachmawati S




Find my post about INFERNO - review on http://mbekkmbekkmbekk.blogspot.com/2014/03/inferno-dan-brown-review.html or you can see on my previous post

3.25.2014

Friend




A friend is someone who knows all about you and still loves you


One of the beauties that God give to us is the family. Family, not just people who have blood ties with us, family is wherever we feel comfortable to be ourselves. Family is where we come back, reassuring ourself after passing severe tests of life. We called that family with : Friend.


Thanks to all friends - my best friend, who accepted me for who i am, for growing up with me, for being all ear to listen my boring complaints, listening my stories over and over - again, being an encouragement when my color is fading, assuring that all my steps is under control, yell and mad at me if i make a mistake, doing some weird things together, laugh and cry with me, understand me even though i dont say anything. Many things that we've been through, but, in the end of the day, we'll sit in the corner with hugging pillow, giggling remembering stupid things we've ever done together.












Yang di atas itu adalah temen- temen masa kecil. Kita dipertemukan dari SD, bahkan ada beberapa semenjak dari TK, lalu beberapa lanjut ke SMP dan SMA yang sama. Ga pernah abis deh kalo udah ngobrol sama mereka, inget2 terus ngetawain kebodohan yang dilakukan di masa kecil, gimana bandelnya erik yang suka bukain rok cewek2, gimana kerennya hasil komik buatan Putra en Ndaru, Gimana pinternya Agung dan gimana nakalnya aku, nge-reka ulang kejadian dilemparnya Mr. Day dengan penghapus, nyeritain sakitnya dicubit sama Pak Mat, nginget2 kakak2 senior idola yang waktu MOS galak banget padahal aslinya ancuuurr....  Ehehhe.. Sekarang temen2 ku ini udah sukses di bidangnya masing2..





Muthia (Cimut), soulmate ku sejak dari SD dulu, kita tumbuh bareng, berangkat n pulang sekolah bareng, makan bareng, ibu kita arisan bareng, ayah kita pengajian bareng. Sampai akhirnya menginjak SMA jaman2 puber, ayahku cuma percaya dengannya. Kalo pergi sama dia aku ga bakal ditanya macem2. Akhirnya sering banget dia aku minta bohong kalo lagi pergi sama aku, padahal aku perginya sama orang laen.. :) Sekarang dia udah mau menikah dengan pemuda pujaan hatinya. Happy as always sistaaa....








Keluarga Pramuka SMADA Kediri. Sebenernya aku ndak nganggep ini organisasi, tapi ini adalah keluarga. Di pramuka ini tumbuh kembang karakterku banyak sekali terbentuk. Banyak banget pelajaran dan pengalaman yang aku alami. Belajar mengenal diri sendiri, memperlakukan orang lain, belajar organisasi, manajemen acaraa, kaderisasi, sampai juga masalah hati ;p. Sampai sekarang keluarga ini masih tetap hangat.. dan selamanya akan terus seperti ini..



































Temen - temen Planology di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. Disini aku bertemu orang - orang yang lebih beragam. Keluargaku ini berasal dari tempat yang berbeda dari Aceh sampai NTT. Sifat dan karakter yang beda. Lucu deh kalo inget -inget cerita sewaktu kuliah.. Gimana stress nya waktu orientasi, perseteruan milih- milih kelompok, gimana tegangnya waktu ngerjain tugas, survey, presentasi dan ngumpulin dokumen; ngantuk yang tertahan kalo lagi ngerjain studio; saling nyemangatin waktu sidang TA. 

Geli deh kalo inget kenangan waktu kuliah dulu. Dulu dikelompokku biasanya sama orang - orang yang sibuk dengan organisasinya sendiri - sendiri. Pagi sampe siang kuliah, sorenya buat ngendon di markas organisasi masing - masing, sore menjelang malem maen, hang out ato kencan, wikennya pasti ada event. So, waktu kita buat ngerjain tugas cuma di malem hari. Jadi di kontrakan udah kayak warung rental. Ada yang bawa laptop bahkan komputer buat begadang di kontrakan kita. Nah yang bisa dipastikan adalah adaaaaa aja masalah teknis yang bikin kita merinding di detik - detik pengumpulan dokumen. Kalo ga printer selalu ngadat pas injury time, modem tiba2 ga mau dipake, paling absurd lagi adalah lampu tiba - tiba mati saat dokumennya belom di save. Pengen nenggak rinso campur molto rasanya.

Tapi alhamdulillah alumnus Planologi ITS 06 ini udah mulai merintis karir yang cemerlang.. yukk ah reuniaaan.. kangeen...


























Yang di atas ini Sutorejo Supergirl.. ehehhehe ini nama lucu2an aja sih, kita berenam aku, Una, Laras, Cucu, Nisa sama Isyi sekitar semester 3 mutusin buat ngontrak bareng. Juga sama kakak- kakak tercinta kita Mbak Garika, Mbak Shinta, Mbak Cita, Soalnya bakal lebih ekonomis dan praktis. Selain karena tugas yang mengharuskan kita untuk begadang mulu, juga si kontrakan bisa jadi tempat nongkrong buat anak seangkatan. Rumah yang kita tinggalin lumayan gede, dua lantai dan lengkap segala - galanya bikin kita sebenernya agak sayang ninggalin rumah itu. Rumah yang punya sejutaaa kenangan tentang kita. Kita jadi lebih dari saudara. Ngerasain senang dan susah sama - sama, kenal karakter kita masing - masing. Sampai sekarang walaupun udah ganti penghuni berapa kali, foto kita tetap terpajang manis di ruang tamu rumah itu. 

Aku merasa sangat beruntung bisa dipertemukan dan menghabiskan banyak waktu dengan mereka, yang sudah seperti saudara sendiri. Orang - orang yang cerdas, punya pemikiran yang hebat dan menginspirasi, serta kelembutan hati yang menguatkan. 

Jadi inget jaman kita survey bareng, ngerjain tugas ngemper di lantai dua, nyampur diskusi tugas sama diskusi organisasi, makan siang bareng di cak har, nyetok soal2 taon lalu (bagian laras ini), nguras teras lantai atas kalo ujan deres, ngegodain mas blih dan mas ihwan kalo lagi ngapel, (mas pii juga sih, tp dia ga pernah berani nongol di depan kontrakan kita, beraninya jemput di gang depan ;p), minum es kedelei yang rajin dibawain isyi, joged ala mulan jameela diajarin una, niruin gaya nisa ngomong "kuciincaang kaoooo", terus juga nemenin cucu pertama kali nyetir mobil dan nabrak mobil orang :p, kita umpel2an berenam di mobil cucu kalo pergi2, inget waktu kita masak bareng, waktu aku sakit DB, waktu ngecengin dek rintaaa, kangen tuker2an baju, jilbab n sepatu, bikin "catatan kecil" buat kuis, manggil2in brandoo..Sampai kita ngerjain tugas akhir bareng dan alhamdulillah lulus bareeng :)

Sekarang kita berenam udah agak jarang ketemu, aku kerja di URDI Jakarta, Isyi di Kemenpera, Una masih nyelesein kuliahnya di USA, Cucu udah lulus S2 dan nikah dan sekarang ikut suaminya, Nisa dan Laras yang sekarang udah nikah juga jadi PNS di daerah asalnya masing - masing di Medan dan Palembang. Tiap ada kesempatan kita pasti sempetin buat ketemuan. Jarak ga bisa misahin kedekatan hati kita. You are always in my heart. Azig






















Ini temen - temen kantor di URDI. Karena di sini ga terlalu banyak orang, jadi kita kayak udah solid banget kalo lagi kerja. Udah tau maunya gimana dan saling back up. Karena sering pergi - pergi bareng bikin kita tambah deket, udah kayak kakak - kakak ku sendiri. 






































Ini keluarga baru yang aku temuin ketika sudah bekerja di Jakarta. Mereka asik banget dah orang - orangnya buat diajakin jalan, maen, curhat termasuk diutangin.. ehhehehe... Orang- orang yang bikin adem dan ceria lagi abis ngobrol n maen sama mereka.  Dulu sih kita sering ketemuan, tapi Sekarang udah pada sibuuk - sibuk banget. Mbak Dewi, Nia, Om Kamil, Mbak Diah sam atemen2 BPI lainnya.. Such a blessing to found you...
















Yang terakhir ini temen - temen dan keluarga baru yang aku kenal semenjak pacalan sama dia. Beragam banget asal dan bidangnya. Banyak banget ilmu yang aku dapet dari mereka. Walaupun ketemu nya ga sering - sering.. tapi cerita - cerita tentang mereka selalu ngasih aku inspirasi.




Itu tadi sekilas beberapa keluarga dekatku yang mewarnai hidupku sampai sekarang, banyak teman dan sahabat yang belum tercapture di thread ini, Tapi yakin deh, kalian tercapture di hati akoooh.... ;)



Frienship improves happiness and abates misery by doubling our joy and dividing our grief. Marcus Tullius Cicero


Find my post about happiness on  http://mbekkmbekkmbekk.blogspot.com/2014/03/im-happy.html or you can see on previous post